Skip to content

Pertumbuhan Rohani

July 9, 2009

Di bagian yang lain ada istilah tingkat pertumbuhan rohani, lalu apa bedanya?

Yang membedakan adalah di bagian tingkat pertumbuhan rohani hanya spesifik berbicara Orang Di luar Kristus, Bayi Rohani, dan Dewasa Rohani sedang yang akan kita perdalam kali ini dari sisi kenapa ada pertumbuhan rohani dan apa dampak-dampaknya? Kita akan bahas lebih lanjut.

Berbicara pertumbuhan, kita tidak bisa melepaskan peran asupan atau makanan yang menyebabkan bertumbuh dan menandakan ada kehidupan.  Jadi untuk bertumbuh pasti ada peran makanan, begitu pula ada makanan rohani.

1Pet 2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

Ibrani 5.12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. 13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.

Dari dua ayat tersebut mengertilah Anda rohani bertumbuh karena ada makanan tetapi jika anak usia 12 tahun masih minta nyusu asi ya, berarti tidak bertumbuh-tumbuh alias cacat. Dan dari pelajaran tersebut kita dapati bahwa pertumbuhan bicara soal proses, apa Anda mau dan sedang di proses, jika ya, tandanya Anda sedang masuk fase pertumbuhan.

Hasil dari bertumbuh seperti tumbuhan pasti ada saatnya dewasa dan berbuah, begitulah Kekristenan jika tak berbuah akan di tebang dan di buang ke api yang kekal nyalanya. Ada tiga buah yang sangat nyata jika bertumbuh dengan baik dan porposional(lazim/biasanya) yaitu:

1. Buah Pertobatan (Luk 3:8 Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah berpikir dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!)

Rupanya ada dampak dari pertobatan yaitu buah, jika dulu pencuri-jadi pemberi, jika pemarah-jadi peramah, jika pendosa-jadi bertobat dan memberi gambaran pertobatan itu kepada orang lain.

2. Buah Roh (Gal 5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.)

Perhatikan baik-baik sembilan rasa buah Roh di akhiri dengan kata: Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Artinya jika kita maksimal memiliki sembilan rasa buah Roh tersebut, hukum Adat, Tata Negara, Sunah, hukum apa pun akan menjadi suka bahkan setuju karena kesembilan buah tersebut Ilahi.

3. Buah Pelayanan atau Jiwa-jiwa (Yoh 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. 8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”)

Berbuah banyak jika di artikan dalam hidup pertumbuhan rohani berati bertambahnya orang-orang yang mengenal Yesus dan diselamatkan.

Apakah Anda telah berbuah, jika belu dan mau tidak ada kata terlambat. Waktu masih tersedia gunakan dengan maksimal, agar pada waktu Dia datang maka Dia mendapatkan kita adalah hamba yang baik. Dan orang yang rohaninya bertumbuh maka hal yang lain dalam kehidupannya ikut bertumbuh, seperti iman, kemuliaan, pengertiasn dan lain-lain ayng akan kita bahas berikutnya.

Amen.

Seri Pengajaran

Ev. Natanael Daud

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s