Skip to content

Hukum Roh vs Hukum Daging

June 7, 2009

Area kita berpijak dalam kehidupan menentukan mentalitas kita, apakah jadi lebih cocok dengan surga, atau lebih berkarakter duniawi.
Di Alkitab dituliskan:
Roma 7:1 Apakah kamu tidak tahu, saudara-saudara, —sebab aku berbicara kepada mereka yang mengetahui hukum–bahwa hukum berkuasa atas seseorang selama orang itu hidup?
Ayat tersebut menerangkan bahwa ada hukum dalam kehidupan ini. Segala sesuatu diatur oleh hukum, ini terbukti jika kita berada di suatu negara, ada undang-undang dari negara tersebut, atau jika kita ke daerah suku, ada hukum adat di daerah tersebut, begitu pula dalam urusan rohani ada dua hukum yang saling bertarikan sesuai dengan keberadaan kita.
Gal 5.16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging..
Kembali Rasul Paulus mengungkap suatu tawaran dan nasihat jika mau hidup oleh Roh pasti mentalitasnya menjauhi dan tidak suka urusan daging bahkan unsur yang menyedot kita ke habitat keduniawian.
Dari dua ayat di atas kita tahu hukum Roh membuat kita semakin memiliki anti bodi memampukan hidup di bumi tanpa terkena virusnya dunia yang membuat kedagingan.

1 Yoh 2.16-17 16. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
Ayat ini sedang menjelaskan yang kuat ada dalam dunia akan merusak anti-body kita agar melalui tiga virus ini kita diperdaya dan binasa, sesuai ayat lanjutannya.
17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Sebaliknya orang yag melakukan kehendak-Nya[pakaihukum Roh] akan tetap hidup selama-lamanya.
Roma 8.6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
Keinginan dunia atau daging berujung maut atau mati, kata Firman bukan stop/berhentimelainkan diberikan tawaran yang maksimal yaitu hidup dalam Roh memberi hidup bukan maut, bahkan diberikan lagi bonus damai sejahtera.

Banyak lagi ayat-ayat yg bisa kita pelajari dan perdalam, tetapi dari beberapa ayat diatas kita dapat fahmi sekarang betapa pentingnya orang percaya hidup dalam Roh bahkan dipimpin oleh Roh sehingga disebut anak-anak Allah (Roma 8.14Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah).
Ev. Natanael Daud

Tag : penghalang pertumbuhan rohani | Iman kristiani | kadar iman | iman | artikel

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s