Skip to content

Kesempurnaan Bersama Yesus

June 6, 2009

Dalam kehidupan manusia secara jasmani, kita mengalami ma sa kanak-kanak dan kemudian beranjak menjadi dewasa. Demikian halnya dalam kehidupan kerohanian kita, pada masa kanak-kanak kita masih perlu banyak ditolong, cenderung bergantung kepada orang lain. Tetapi pada saat yang sempuirna tiba, masa kanak-kanak itu ditiadakan. Jangan ada ciri-cirinya lagi dalam kehidupan kita.

Bila seseorang yang sudah berusia dewasa tetapi masih bersifat dan berperilaku seperti kanak-kanak, tentu hal ini tidak wajar dan tidak sehat. Oleh karena itu, kita harus mempunyai batas waktu, dimana sifat kanak-kanak itu kini harus lenyap, diganti dengan yang sempurna. Jangan mentolerir diri sendiri dengan merasa wajar bila kita masih bersifat kekanak-kanakan karena kerohanian kita sedang dalam taraf bertumbuh. Hal ini sangat menghambat program Roh Kdusu dalam hidup kita.

Ciri-ciri kekanak-kanakan adalah cepat marah, mudah tersinggung, kecewa, merasa dihina, direndahkan, putus asa, patah semangat, dan sebagainya. 1 Korintus 13:8 “Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.”Karunia Roh Kudus suatu saat akan berakhir dan yang tinggal dan terus berjalan adalah kasih. Tetapi yang terpenting bagi kita untuk tumbuh dalam karunia Roh Kudus. Karena hal ini akan mengangkat kita menuju level roh yang sangat tinggi. Seperti yang dialami oleh orang-orang Korintus, ketika pertama kali menerima Roh Kudus, mereka cepat sekali bertumbuh dalam karunia. Mereka langsung dapat bernubuat dan mendapat penglihatan-penglihatan. Level roh mereka cepat sekali naik, meskipun karakter mereka masih buruk. Tetapi kemudian Paulus mengajarkan kasih yang membentuk mereka. jpg

Pertumbuhan rohani yang normal sebenarnya memang diawali dengan karunia-karunia Roh Kudus, baru kemudian pembentukan karakter, karakter akan terbentuk melalui proses “brokennes”, yaitu dengan adanya benturan, kekecewaan dan sebagainya yang akan membentuk kita menjadi orang yang lemah lembut, penuh kasih, sabar dan sebagainya, yang akhirnya buah-buah roh akan nyata dalam kehidupan kita.

Kapankah yang sempurna tiba ? sebenarnya kita tidak perlu menunggu berlama-lama karena sejak kita menerima Roh Kudus, Roh Kudus mampu menolong kita dengan cepat sampai pada kesempurnaan, kita membuka hati untuk mau dibenahi oleh Roh Kudus.

Ibrani 5:8-9 ” Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya “alkitab1

Yesus adalah gambar kesempurnaan dari ALlah dan Ia harus turun ke dunia untuk disempurnakan lagi dalam hal ketaatan. Setelah taat dan mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi. Yesus adalah teladan kita, maka selama di dunia ini, kita jangan puas dengan hal-hal yang tidak sempurna, kita harus mencapai kesempurnaan bersama Yesus. Jangan hanya mengejar kesempurnaan, tetapi harus masuk dalam proses kesempurnaan dalam segala bidang. Atasi kelemahan dalam diri kita sampai betul-betul lenyap dan menjadi sempurna. Jangan hanya sibuk dengan masalah pribadi yang kecil-kecil, tetapi hal ini harus segera beres.

Bangkitkan urapan di dalam diri kita sampai sempurna seperti Yesus, kita harus mempunyai level urapan yang lebih tinggi dan target yang lebih tinggi dalam hal-hal rohani. Sediakan waktu setiap hari untuk membangkitkan urapan didalam kita, sampai mencapai level yang lebih tinggi dan lebih tinggi lagi.

Wahyu 3:2 “Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak satupun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku.”

Teguran ini tidak hanya berlaku untuk jemaat di Sardis pada amsa lalu, tetapi berlaku dan menegur kita juga pada amsa sekarang, karena waktu sudah sangat singkat. Mari, kita buat pekerjaan yang besar dan sempurna untuk Tuhan, samapai kota kita bahkan seluruh Indonesia dilanda kebangkitan rohani besar-besaran ( Revival ! ). Banyak mujizat dan tanda-tanda ajaib terjadi, sehingga banyak orang bertobat pada Tuhan Yesus.

<back

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s